Penyuluhan Pembuatan dan Pemanfaatan Ecoenzyme Limbah Organik Sebagai Produk Multifungsi Ramah Lingkungan
Kata Kunci:
Eco-enzyme, limbah organik, penyuluhan, lingkungan, partisipatif, SDGsAbstrak
Permasalahan lingkungan global yang semakin kompleks, terutama yang berkaitan dengan pengelolaan limbah organik rumah tangga, menjadi tantangan nyata dalam upaya menjaga keberlanjutan lingkungan hidup. Sekitar 60% komposisi sampah di Indonesia berasal dari limbah organik yang belum dikelola dengan baik, sehingga berpotensi menghasilkan emisi gas rumah kaca dan mempercepat perubahan iklim. Salah satu solusi yang ramah lingkungan, murah, dan mudah diterapkan adalah pemanfaatan eco-enzyme, yaitu hasil fermentasi limbah organik segar seperti kulit buah dan sayuran dengan gula dan air selama 90 hari. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas kegiatan penyuluhan mengenai pembuatan dan pemanfaatan eco-enzyme terhadap peningkatan pengetahuan, sikap, dan kesadaran ekologis mahasiswa. Penelitian dilakukan menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif-partisipatif yang melibatkan 15 mahasiswa Program Studi Biologi Universitas Negeri Medan. Instrumen berupa angket pre-test dan post-test digunakan untuk mengukur persepsi dan pemahaman peserta sebelum dan sesudah penyuluhan. Hasil menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam pengetahuan responden mengenai cara pembuatan, manfaat aplikatif eco-enzyme dalam pertanian, kesehatan, dan pengelolaan limbah, serta motivasi untuk menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari. Penyuluhan ini tidak hanya berhasil menyampaikan aspek teknis, tetapi juga menumbuhkan semangat partisipatif dan kepedulian lingkungan pada peserta. Dengan demikian, kegiatan ini menunjukkan bahwa eco-enzyme dapat menjadi media edukatif yang efektif sekaligus solusi praktis dalam upaya mendukung ekonomi sirkular, pemberdayaan masyarakat, dan pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya pada bidang pengelolaan sampah, sanitasi, dan mitigasi perubahan iklim